Pengertian Asesmen dan Langkah-langkah Dalam Menerapkan Asesmen - Dalam
PP No.19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan dalam pasal 64 ayat 1
dinyatakan bahwa penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pendidik dilakukan
secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan dan perbaikan.
Pasal 19 ayat 3 dinyatakan bahwa pada jenjang pendidikan dasar dan menengah
penilaian menggunakan berbagai teknik penilaian sesuai dengan kompetensi dasar
yang harus dikuasai, dan teknik penilaian tersebut dapat berupa tes tertulis,
observasi, praktek dan penugasan.
Assessment
otentik adalah suatu penilaian belajar yang merujuk pada situasi atau konteks
dunia “nyata” yang memerlukan berbagai macam pendekatan untuk memecahkan
masalah yang memberikan kemungkinan bahwa satu masalah bisa mempunyai lebih
dari satu macam pemecahan. Dengan kata lain, asesmen otentik memonitor
dan mengukur kemampuan siswa dalam bermacam-macam kemungkinan pemecahan masalah
yang dihadapi dalam situasi atau konteks dunia nyata. Dalam suatu proses
pembelajaran, nyata. Dalam suatu proses pembelajaran, penilaian otentik
mengukur, memonitor dan menilai semua aspek hasil belajar (yang tercakup dalam
domain kognitif, afektif, dan psikomotor), baik yang tampak sebagai hasil akhir
dari suatu proses pembelajaran, maupun berupa perubahan dan perkembangan
aktifitas, dan perolehan belajar selama proses pembelajaran didalam kelas
maupun siluar kelas.
Langkah-langkah
Dalam Menerapkan Asesmen
Dalam
menerapkan asesmen kinerja anda perlu memperhatikan beberapa tahapan.
Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk membuat penilaian kinerja
yang baik antara lain:
- Identifikasi semua langkah-langkah penting yang diperlukan atau yang akan mempengaruhi hasil akhir yang terbaik.
- Tuliskan perilaku kemampuan-kemampuan spesifik yang penting dan siperlukan untuk menyelesaikan tugas dan menghasilkan hasil akhir yang terbaik.
- Usahakan untuk membuat kriteria-kriteria kemampuan yang akan diukur tidak terlalu banyak sehingga semua criteria tersebut dapat diobservasi selama siswa melaksanakan tugas.
- Definisikan dengan jelas criteria kemampuan yang akan diukur berdasarkan kemampuan siswa yang harus dapat diamati (observable) atau karakteristik produk yang dihasilkan.
- Urutkan kriteria kemampuan yang akan diukur berdasarkan urutan yang dapat diamati.
0 Responses to “Pengertian Asesmen dan Langkah-langkah Dalam Menerapkan Asesmen”
Posting Komentar