Tips Menurunkan KadarTrigliseridahttp://www.langkahpembelajaran.com/2015/10/tips-cara-menurunkan-kadar-trigliserida.html
Apa sesungguhnya
trigliserida?
Langkah pertama menurunkan kadar trigliserida darah
adalah dengan mengatur makan. Pola makan yang dianjurkan adalah rendah kalori
dan lemak (termasuk rendah kolesterol). Untuk praktisnya yaitu mengurangi
makanan yang berlemak atau berminyak misalnya daging yang bergajih, makanan
yang digoreng (krupuk, gorengan, dll),
mentega, santan. Jika asupan karbohidrat tinggi, sebaiknya dikurangi jumlahnya.
Cara yang paling mudah mengurangi asupan karbohidrat yaitu dengan meningkatkan
asupan serat (sayur). Sensasi kenyang harus didapatkan pada saat makan, dan
sensasi yang dirasakan adalah sama jika dibandingkan setelah mengonsumsi
makanan yang mengandung karbohidrat saja atau karbohidrat dan sayur.Yang termasuk dalam bahan makanan sumber karbohidrat selain nasi adalah mi,
bihun, roti, ubi, singkong, kentang dan oatmeal. Jadi meskipun Jamet tidak
mengonsumsi nasi, tetapi menggantinya dengan oatmeal, tetap Anda mendapat
asupan karbohidrat. Asupan karbohidrat tetap diperlukan oleh tubuh sebagai
sumber kalori, selain itu di dalam bahan makanan sumber karbohidrat juga
terdapat serat, protein, vitamin dan mineral.
Trigliserida adalah lemak. Semua lemak yang kita makan ialah trigliserida.
Mereka lalu ditranspor melalui aliran darah untuk dimanfaatkan sebagai sumber
energi tubuh.
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana kelebihan
kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh manusia, warning
terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis. Sekalipun masih
berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin hari makin
terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan.
Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber energi yang
diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai cadangan
energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan
kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah
dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.
Pengukuran kadar trigliserida mesti dikerjakan setelah puasa selama
12-14 jam. Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan
rekomendasi yang berasal dari National Cholesterol Education Program,
sebagaimana tersebut di bawah ini:
- Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
- Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400
- Tinggi 400-1000
- Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000
Namun
demikian, banyak ahli yang sepakat bahwa patokan ideal mesti berada di bawah
150, bukan 200, sebagaimana tabel di atas. Standar ini sangat esensial,
khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung (termasuk
penderita kencing manis).
Adalah sangat wajar, jika banyak betul orang masih
bingung tentang bahan yang satu ini, khususnya efek buruknya terhadap
kesehatan. Di samping isu yang menyangkut masalah ini boleh dikata baru saja
mencuat, bukti klinis mendapatkan ia tidak memiliki kaitan langsung dengan
penyakit jantung koroner, sebagaimana ketika kadar kolesterol LDL (low density
lipoprotein alias lemak jahat) melampaui batas normal.
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada
dalam jumlah yang berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding
pembuluh darah dan menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter
pembuluh darah menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada
munculnya penyakit jantung koroner.
Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang
dikenal dengan kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan
lemak yang menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang
tinggi memiliki efek proteksi bagi jantung.
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua
partikel utama, yaitu VLDL (very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati
dan kilomikron yang dibuat di usus dari lemak yang baru saja diserap.
***
Sebagaimana LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada
dinding pembuluh darah arteri. Tidak demikian halnya dengan kilomikron yang
karena berukuran besar tidak sanggup menembus dinding pembuluh darah (dengan
perkecualian kilomikron berukuran mini, yang biasa disebut kilomikron remnant).
Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa dideteksi dalam darah setelah puasa.
Namun demikian, ketika kadar trigliserida lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia
dapat ditemukan di dalam darah.
Sebagaimana
LDL, partikel VLDL dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri. Tidak
demikian halnya dengan kilomikron yang karena berukuran besar tidak sanggup
menembus dinding pembuluh darah (dengan perkecualian kilomikron berukuran mini,
yang biasa disebut kilomikron remnant). Pada orang sehat, kilomikron tidak bisa
dideteksi dalam darah setelah puasa. Namun demikian, ketika kadar trigliserida
lebih tinggi daripada 300 mg/dl ia dapat ditemukan di dalam darah.
Ketika kadar trigliserida menjadi terlalu tinggi,
darah seseorang dapat menyerupai susu, karena kehadiran kilomikron. Kadar
trigliserida yang lebih tinggi daripada 1.000 dapat meninggikan risiko
pankreatitis, suatu radang pankreas yang tidak hanya menimbulkan nyeri yang
amat sangat, lebih gawat lagi dapat mengancam nyawa, dan memerlukan tindakan
segera.
Sementara ketika kadarnya di antara 400-500 kita
berada pada situasi yang sangat unpredictable (tak bisa diduga), sebab level
ini dalam waktu yang sangat cepat dapat meroket melebihi angka 1.000 mg/dl.
Oleh karena alasan inilah, perhatian utama para ahli lebih terpusat pada
kisaran angka 200 hingga 400 sampai 500 mg/dl.
Naiknya trigliserida darah memiliki kaitan dengan
meningkatnya risiko penyakit jantung koroner, khususnya pada mereka yang juga
menderita problem kesehatan lain seperti kencing manis. Kadar HDL yang rendah
sering muncul bersamaan dengan kenaikan trigliserida. Suatu kombinasi yang
menaikkan risiko penyakit jantung koroner. Kombinasi ini juga merupakan bagian
sindrom X. Sindrom X yang sedang banyak dibicarakan, merupakan problem
kesehatan serius yang menyerang seperempat dari populasi usia pertengahan di
Amerika Serikat.
Sindrom ini terdiri dari kumpulan gejala-gajala:
tingginya kadar trigliserida, rendahnya level kolesterol HDL, tekanan darah
tinggi, dan mencuatnya kadar gula darah.
Sekalipun
tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki
andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas
fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan
memicu melonjaknya kadar trigliserida.
Pada sebagian kasus, tingginya level trigliserida
dapat diakibatkan oleh penyakit atau obat-obat tertentu, yaitu: kencing manis,
kehamilan, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroksin), gagal ginjal
menahun, pankreatitis (radang pancreas), bulimia, cushings syndrome,
hipopituitarisme, gamopati monoklonal, glycogen storage disease, lipodistrofia,
systemic lupus erythematosus, acute intermittent porphyria, penggunaan obat
beta blocker dan diuretic, pemakaian estrogen (sebagai pil KB atau terapi
hormon pengganti), pemakaian glukokortikoid, penggunaan isotretinoin, pemakaian
tamoxifen, pemakaian protease inhibitor.
***
Upaya yang simultan mesti dikerjakan untuk
menurunkan kadar trigliserida. Tentu saja, jika lonjakannya dalam darah berkait
dengan salah satu penyakit atau pemakaian obat di atas, solusi yang jitu mesti
diarahkan untuk mengatasi problem itu. Modifikasi pola hidup amat esensial
untuk dicoba: kontrol berat badan, membatasi konsumsi alkohol (pada sebagian
pasien), meningkatkan intake lemak tak jenuh plus membatasi konsumsi lemak
jenuh, mengonsumsi lebih banyak karbohidrat komplek daripada jenis yang sederhana,
diit rendah kolesterol, olahraga yang teratur, hentikan rokok.
Bagi mereka yang kegemukan, penurunan berat badan
biasanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida. Riset terakhir dari Lynne
dan Scott menunjukkan bahwa diet tinggi asam lemak tidak jenuh, protein yang
cukup tinggi, dan rendah gula sederhana mampu mengurangi kelebihan
trigliserida.
Sekalipun
tingginya kadar trigliserida berkait dengan faktor genetik, pola hidup memiliki
andil yang sangat besar. Makan berlebihan dan tidak aktif melakukan aktivitas
fisik (berolahraga), suatu kombinasi yang dapat melahirkan kegemukan akan
memicu melonjaknya kadar trigliserida.
Pada sebagian kasus, tingginya level trigliserida
dapat diakibatkan oleh penyakit atau obat-obat tertentu, yaitu: kencing manis,
kehamilan, hipotiroidisme (rendahnya kadar hormon tiroksin), gagal ginjal
menahun, pankreatitis (radang pancreas), bulimia, cushings syndrome,
hipopituitarisme, gamopati monoklonal, glycogen storage disease, lipodistrofia,
systemic lupus erythematosus, acute intermittent porphyria, penggunaan obat
beta blocker dan diuretic, pemakaian estrogen (sebagai pil KB atau terapi
hormon pengganti), pemakaian glukokortikoid, penggunaan isotretinoin, pemakaian
tamoxifen, pemakaian protease inhibitor.
***
Upaya yang simultan mesti dikerjakan untuk
menurunkan kadar trigliserida. Tentu saja, jika lonjakannya dalam darah berkait
dengan salah satu penyakit atau pemakaian obat di atas, solusi yang jitu mesti
diarahkan untuk mengatasi problem itu. Modifikasi pola hidup amat esensial
untuk dicoba: kontrol berat badan, membatasi konsumsi alkohol (pada sebagian
pasien), meningkatkan intake lemak tak jenuh plus membatasi konsumsi lemak
jenuh, mengonsumsi lebih banyak karbohidrat komplek daripada jenis yang
sederhana, diit rendah kolesterol, olahraga yang teratur, hentikan rokok.
Bagi mereka yang kegemukan, penurunan berat badan
biasanya efektif dalam menurunkan kadar trigliserida. Riset terakhir dari Lynne
dan Scott menunjukkan bahwa diet tinggi asam lemak tidak jenuh, protein yang
cukup tinggi, dan rendah gula sederhana mampu mengurangi kelebihan
trigliserida.
Sebagian penderita mungkin membutuhkan bantuan
obat-obatan. Sekali lagi obat bukanlah substitusi perubahan pola hidup. Artinya
pemakaian obat mesti selalu dibarengi dengan cara hidup sehat sebagaimana
disebutkan di atas. Golongan obat yang banyak digunakan ialah niacin, fibrat,
dan statin. Namun, ia hanya dapat digunakan di bawah supervisi dari seorang
dokter.
ditulis oleh : Injil Abu Bakar Seorang dokter,
bekerja di Marthas Vineyard Hospital, Boston, AS, diambil dari harian
kompas.com
Trigliserida
bukan kolesterol melainkan salah satu jenis lemak yang terdapat dalam darah
yang dikemas dalam bentuk partikel lipoprotein. Makan makanan yang mengandung
lemak akan meningkatkan kadar trigliserida dalam darah dan cenderung
meningkatkan kadar kolesterol. lemak yang berasal dari nabati memang tidak
mengandung kolesterol namun mengandung trigliserida yang tinggi contohnya
durian, kelapa . Sejumlah faktor dapat mempengaruhi tingginya trigliserida
dalam darah seperti kegemukan, makanan berlemak jenuh tinggi, makanan yang
tinggi glukosa / karbohidrat serta minuman alkohol. Pada beberapa kasus
ditemukan adanya hubunagn faktor genetik dan trigliserida yang tinggi
untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida harus dibarengi dengan
perubahan pola makan / memilah- milah jenis makanan .
Untuk memperbaiki kadar trigliserida omega 3 dan serat memiliki peranan yang
cukup penting. Oleh karena itu konsumsi suplemen jely gamat, spirulina dan
vitaluxor dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah seperti yg bapak
tanyakan.
Kalung bio Fir dapat digunakan untuk menunjang kesehatan.
sekedar info berikut ini adalah ambang batas trigliserida dalam darah sbb :
Kadar yang diingini : maksimal 150 mg / dl
kadar ambang batas tinggi : antara 151 - 250 mg /dl
Kadar trigliserida tinggi : 251 - 400 mg / dl
Kadar trigliserida amat tinggi : 401 mg / dl atau lebih
Dari berbagai artikel di bawah, beberapa tips/cara menurunkan
darah tinggi, kolesterol, atau trigliserida adalah:
Pantangan:
- Garam
- Kopi
- Minuman beralkohol
- Kurangi lemak, daging kambing, sapi, ayam, udang, dan cumi
- Durian
- Ikan asin dan telur asin
- Kurangi gula atau makanan yang mengandung gula.
Anjuran :
- Berdoa kepada Allah
- Hindari stress dan tingkatkan keyakinan untuk sembuh
- Jangan marah. Jangan marah. Jangan marah.
Mayoritas orang yang stroke itu pemarah. Saat marah, rupanya pembuluh darah
jadi menyempit.
- Makan kurma/sari kurma atau pisang 5 menit sebelum makan
agar timbul rasa kenyang.
- Perbanyak sayur dan buah, kurangi nasi dan daging. Jika
perlu, ganti nasi dengan ouatmeal.
- Konsumsi madu, minyak habbatus saudah, dan minyak zaitun
- Konsumsi juice buah antara lain : Alpukat, pisang, kurma,
Mengkudu, mentimun, jeruk, cincau, belimbing manis juga seledri dan bawang
putih. Sehari bisa 2 sampai 3 gelas. Juice buah jangan dicampur dengan
sayuran.
Coba tambah bawang putih misalnya dari biasanya 1 butir untuk
seporsi nasi goreng/sayur jadi 3 butir.
- Olahraga ringan seperti jalan kaki atau lari santai sekitar
40 menit dengan tarikan nafas yang teratur 3x seminggu. Jika bisa berenang,
lebih baik lagi karena seluruh tubuh ikut bergerak.
- Untuk herbal alami, coba rebus 7 tangkai daun belimbing
wuluh dengan 2 gelas air. Didihkan hingga tinggal segelas air saja. Minum pagi
dan sore. Bisa juga rebus daun salam sebagai ganti.
- Rutinlah berbekam berbekam 1 bulan sekali, terutama pada tanggal
15, 17, 19, dan 21 Hijriyah (saat bulan purnama hingga 6 hari sesudahnya). Buat
yang belum tahu apa itu bekam, silahkan klik: http://bekamasysyifaholistik.wordpress.com/2010/10/13/serba-serbi-bekamhijamah/
- Rutinlah memeriksa tensi darah anda (yang gampang dengan tensi darah
digital buatan Omron) setiap hari.
- Orang kurus juga bisa kena darah tinggi dan kolesterol serta
trigliserida tinggi. Meski demikian, jika anda gemuk, cobalah diet dengan puasa
senin-kamis. Usahakan berat badan tidak melebihi dari tinggi badan (cm) – 100.
Misalnya jika tinggi anda 170 cm, maka berat maksimal: 170-100=70 kg.
Trigliserida adalah lemak. Semua lemak yang kita makan ialah
trigliserida. Mereka lalu ditranspor melalui aliran darah untuk dimanfaatkan
sebagai sumber energi tubuh.
Bahan yang satu ini belakangan ramai dibicarakan. Konon, sebagaimana
kelebihan kolesterol, yang sejak lama telah diproklamirkan sebagai musuh
manusia, warning terhadap trigliserida pun mulai meluncur dari kalangan medis.
Sekalipun masih berkelebat banyak kontroversi yang menyangkut bahan ini, makin
hari makin terkuak dampak buruknya terhadap kesehatan.
Asam lemak yang membentuk trigliserida dimanfaatkan sebagai sumber
energi yang diperlukan oleh otot-otot tubuh untuk bekerja atau disimpan sebagai
cadangan energi dalam bentuk lemak. Mirip dengan yang terjadi dengan kelebihan
kolesterol atau gula darah, kadar trigliserida yang berlebihan dalam darah
dapat melahirkan berbagai problem kesehatan.
Di Amerika Serikat patokan nilai yang digunakan adalah berdasarkan
rekomendasi yang berasal dari National Cholesterol Education Program,
sebagaimana tersebut di bawah ini:
- Acceptable (dapat diterima) kurang dari 200
- Borderline high (perbatasan tinggi) 200-400
- Tinggi 400-1000
- Sangat tinggi lebih tinggi dari 1000
Pasalnya, ketika partikel kolesterol LDL berada dalam jumlah yang
berlebihan, mereka dapat menumpuk di sepanjang dinding pembuluh darah dan
menyebabkan timbulnya aterosklerosis, yang membuat diameter pembuluh darah
menyempit dan karenanya terganggulah aliran darah. Muaranya pada munculnya
penyakit jantung koroner.
Sebaliknya, HDL (high density lipoprotein) yang dikenal dengan
kolesterol baik, memiliki kemampuan untuk membersihkan tumpukan lemak yang
menempel pada dinding pembuluh darah. Oleh karenanya, kadarnya yang tinggi
memiliki efek proteksi bagi jantung.
Trigliserida ditranspor menuju sel oleh dua partikel utama, yaitu VLDL
(very low density lipoprotein) yang dibentuk di hati dan kilomikron yang dibuat
di usus dari lemak yang baru saja diserap.
0 Responses to “Tips Cara Menurunkan Kadar Trigliserida”
Posting Komentar